Diduga Bagi-bagi Uang Jelang Pencoblosan, Dua Orang di Karimun Diamankan
Dugaan praktik politik uang terungkap di Kabupaten Karimun menjelang hari pemungutan suara Pilkada, tepatnya di dua lokasi yakni simpang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Naga Mas Meral, Selasa (26/11/2024)
Dugaan praktik politik uang terungkap di Kabupaten Karimun menjelang hari pemungutan suara Pilkada, tepatnya di dua lokasi yakni simpang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Naga Mas Meral, Selasa (26/11/2024) malam. Dua orang diamankan terkait kasus ini, yakni Norpadzli (31), warga Kecamatan Tebing, dan Saeful Yahya (32), konsultan politik asal Lebak, Banten, yang bekerja untuk PT Konsep Indonesia.
Diduga, uang sebesar Rp30 juta ditransfer Yahya kepada Norpadzli, yang kemudian dibagikan kepada warga senilai Rp50 ribu per orang disertai bukti foto, untuk mendukung pasangan calon gubernur nomor urut 01, Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq. Petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp18 juta, sejumlah unit sepeda motor, serta beberapa ponsel.
Wiyono, salah satu perwakilan tim pemenangan, menyatakan kasus ini kini telah ditangani oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). "Kasus kini ditangani Gakkumdu," ujarnya. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian bersama pengawas pemilu.
Berita Terkait
Karimun
Dua Nelayan Terombang-ambing Berjam-jam di Laut Perbatasan Karimun-Malaysia, Berhasil Dievakuasi
Dua nelayan bernama Iwan dan Reza berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing berjam-jam di perairan perbatasan Karimun-Malaysia, Minggu (12/7/2026) malam. Keduanya terjebak di
Karimun
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Harga Kelapa Tua di Karimun Anjlok
Harga kelapa tua di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengalami penurunan drastis sejak awal 2026 hingga akhir Mei. Penurunan ini dipicu kebijakan pemerintah yang menerapkan sistem ekspor satu pintu
Karimun
Kodim 0316/Batam Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ton Sembako ke Tanjung Balai Karimun
Kodim 0316/Batam bersama Denpom I/6 Batam dan Bea Cukai Batam menggagalkan penyelundupan puluhan ton bahan pokok yang hendak dikirim ke Tanjung Balai Karimun, Rabu (26/11/2025), di Pelabuhan Rakyat Ta
Karimun
Kejar-kejaran Satu Jam di Laut, TNI AL Gagalkan Penyelundupan Enam PMI Ilegal ke Malaysia
Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Ops Intelmar Koarmada I berhasil menggagalkan upaya penyelundupan enam pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia,
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!